Label

Sabtu, 14 September 2013

Biografi Syaikh al-Azhar: Syaikh al-Azhar kelima belas


Syaikh Ahmad al-Damhuji (1170 H-1246 H / 1765 M-1830 M)

Beliau adalah al-Imam Syaikh Ahmad Zain Ali bin ahmad al-Damhuji. Lahir di Kairo pada tahun 1170 H/ 1765 M. Meskipun beliau lahir di Kairo tetapi keluarga besar beliau tinggal di kampung Damhuj Propinsi Manufiyah. Karena itulah nama beliau dinisbatkan kepada kampung tersebut.

Di al-Azhar beliau menimba ilmu kepada para ulama terkemuka, utamanya  kepada syaikh-syaikh al-Azhar pendahulunya. Rumah beliau berada di belakang masjid al-Azhar, tepatnya di belakang ruwaq Sha’ayidah. Beliau memiliki suara yang bagus, berpenampilan rapi dan berwibawa.

Setelah Syaikh Muhammad Syamsuddin al-‘Arusi wafat, tahun 1245 H/1829 M Syaikh Ahmad al-Damhuji diangkat menjadi Syaikh al-Azhar dalam umur 70 tahun. Sepanjang sejarah al-Azhar, penguasa Mesir selalu tunduk dan taat kepada Syaikh al-Azhar. Terdapat dokumen negara tentang pengangkatan Syaikh Ahmad al-Dahmuji. Isinya adalah:
1.       Bahwasanya wali/penguasa Mesir ingin mendapat keridhaan dari para ulama al-Azhar. Wali mesir mengatakan bahwa tujuan utama pemerintah Mesir adalah mendapat tempat di hati para fuqaha masjid al-Azhar.
2.       Wali Mesir mendukung para ulama senior dalam pemilihan Syaikh al-Azhar.
3.       Wali Mesir akan memudahkan dan membantu semua kebijakan Syaikh al-Azhar, dan Syaikh Ahmad al-Damhuji adalah ulama senior yang pantas untuk mempimpin al-Azhar.
Syaikh Ahmad al-Damhuji istiqamah mengajar di masjid al-Azhar, mulai dari Shubuh sampai petang. Adapun malamnya beliau gunakan untuk berdzikir dan shalat tahajjud. Beliau memimpin al-Azhar dalam waktu yang sangat sebentar, yaitu selama enam bulan. Beliau wafat pada malam Iedul Adha setelah melaksanakan wukuf di Arafah pada tahun 1246 H/1830 M.

Sumber: al-Azhar al-Syarif fi dhaui sirati a’lamihi al-ajilla, karya Dr. Abdullah Salamah Nasr dan sumber-sumber yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar